<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><?xml-stylesheet href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/xsl/rss2html.xsl" type="text/xsl" media="screen"?><?xml-stylesheet href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/scripts/wpcss/wiki/aikikenkyukaibogor/skin/minimalist/rss" type="text/css" media="screen"?><rss version="2.0" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"><channel><title>Aiki Kenkyukai Bogor - Recently Updated Pages</title><link>http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/pageSearch/updated</link><description>Recently Updated Pages on http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com</description><language>en-us</language><webMaster>info@wetpaint.com</webMaster><pubDate>Thu, 01 Mar 2007 05:10:34 CST</pubDate><lastBuildDate>Thu, 01 Mar 2007 05:10:34 CST</lastBuildDate><generator>wetpaint.com</generator><ttl>60</ttl><image><title>Aiki Kenkyukai Bogor</title><url>http://www.wetpaint.com/img/logo.gif</url><link>http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com</link></image><item><title>Galeri Foto</title><link>http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Galeri+Foto</link><author>ukkianditia</author><guid isPermaLink="false">http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Galeri+Foto</guid><pubDate>Thu, 01 Mar 2007 05:10:34 CST</pubDate><description><![CDATA[ 				<br><table align="bottom" class="wp-border-none" width="100%">  <tbody>  <tr>  <td align="center" class="wp-border-none" width="50%">  <br><br><div align="left"> </div><br></td>  <td class="wp-border-none" width="50%"><div align="right">  </div><div align="right"> </div><br></td></tr>  <tr>  <td align="center" class="wp-border-none" width="50%">  <font size="2">Sebagian anggota Aiki Kenkyukai Bogor.</font><br></td>  <td align="center" class="wp-border-none" width="50%"><font size="2"> Sensei Yosy</font><br></td></tr>    </tbody></table><table align="bottom" cellpadding="3" class="wp-border-none" width="100%"><tbody><tr><td class="" width="50%"><br></td><td class="" width="50%"><br></td></tr><tr><td align="left" class="" width="50%"> <br></td><td class="" width="50%"><br></td></tr><tr><td class="" width="50%"><font size="2"> Katatetori kokyunage</font><br></td><td class="" width="50%"><br></td></tr><tr><td class="" width="50%"><br></td><td class="" width="50%"><br></td></tr></tbody></table><br><hr size="1"><br/>]]></description></item><item><title>Filosofi Aikido</title><link>http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Filosofi+Aikido</link><author>ukkianditia</author><guid isPermaLink="false">http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Filosofi+Aikido</guid><pubDate>Mon, 12 Feb 2007 21:39:24 CST</pubDate><description><![CDATA[ 				<br>Filosofi Aikido kaya akan filosofi kehidupan. Jika seseorang mulai mempelajarinya, maka ia akan mendapatkan sesuatu yang sangat berharga dan dapat digunakan di dalam kehidupan sehari-hari dan bukan sekedar tehnik belaka.<br><br><div align="center"> </div><br>Aikido mengajarkan bagaimana seseorang harus bersikap, bagaimana seseorang harus menghargai kehidupan dan lain-lain. Aikido bukanlah agama tetapi pendiri Aikido pernah berkata bahwa dengan mempelajari Aikido, maka orang dapat lebih mudah mengerti dan mempelajari apa yang ia temukan dalam agama yang dipelajari. Aikido mengajarkan seseorang agar berjiwa seperti seorang samurai yang menjunjung tinggi kebenaran. Jiwa ini terefleksikan pada hakama (celana khas Jepang) yang dikenakan oleh praktisi Aikido yang telah tinggi tingkatannya. Pada hakama terdapat 7 butir ajaran samurai yang mewakili 7 pilar &ldquo;Budo&rdquo; (Jalan Pedang). Tujuh ajaran ini meliputi: (1) Kebenaran dan Kebaikan, (2) Sikap Hormat dan Kehormatan, (3) Ketulusan dan Kejujuran, (4) Loyalitas, (5) Kesopanan dan Sopan Santun, (6) Pengetahuan dan Hikmah Kebijaksanaan, (7) Keberanian. Jadi praktisi aikido yang telah mengenakan hakama diharapkan mengerti, memahami dan menjalankan dari apa yang dikenakan.<br><br>Lebih mendalam lagi, Aikido mengajarkan tentang kehidupan dan bagaimana agar kita dapat menjalaninya secara harmonis. Pendiri Aikido pernah berkata &ldquo; Masa katsu Agatsu, Katsu Hayabi&rdquo; yang berarti &ldquo; Kemenangan sejati adalah kemenangan atas diri sendiri; kemenangan sejati adalah kemenangan tanpa pergulatan sedikitpun&rdquo;. Aikido menganut filosofi &ldquo;muteki&rdquo; atau &ldquo;tidak ada musuh&rdquo;. Maksudnya musuh terbesar dalam hidup kita adalah mengalahkan diri sendiri, setelah berhasil, maka sebenarnya tidak ada musuh di kehidupan ini. Musuh sebenarnya adalah diri kita sendiri. Agar dapat mencapai hal ini, kita membutuhkan &ldquo;Makoto&rdquo; atau &ldquo;Hati yang bersih&rdquo;. Dengan hati yang bersih, maka kita dapat melihat/ menilai apa yang ada di hadapan kita dengan lebih jelas, ibarat air danau yang jernih dan tenang, maka permukaannya akan memantulkan refleksi seperti apa adanya.<br><br>Ajaran ini sedikit banyak dapat menjelaskan mengapa Aikido tidak ada kompetisi dan bukan bela diri <i>sport</i>. Karena Aikido dimaksudkan bukan untuk mengajarkan menang atau kalah dan sikap sportif tetapi lebih kepada pelajaran untuk pembentukan karakter tiap praktisinya baik dari sisi hati, akhlak, moral, mental dan terakhir, fisik.<br><br><br><div align="center"><font size="1"><a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Home" target="_top">Home</a> | <a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Aikido" target="_top">Aikido</a> | <a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Aiki+Kenkyukai" target="_top">Aiki Kenkyukai</a> | <a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Perkembangan+Aikido+di+Indonesia" target="_top">Perkembangan Aikido di Indonesia</a> | <a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Galeri+Foto" target="_top">Galeri Foto</a></font></div><hr size="1"><br/>]]></description></item><item><title>Aikido</title><link>http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Aikido</link><author>ukkianditia</author><guid isPermaLink="false">http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Aikido</guid><pubDate>Mon, 12 Feb 2007 21:34:17 CST</pubDate><description><![CDATA[ 				<font size="2"><br>Aikido merupakan seni beladiri dari Jepang yang ditemukan dan dikembangkan oleh Morihei Ueshiba (1883-1969) pada kisaran tahun 1920-an hingga 1960-an. Dasar teknis beladiri Aikido dibentuk dari beberapa bela diri kuno Jepang seperti Jujutsu, Kenjutsu (ilmu pedang), Yarijutsu (ilmu tombak), maupun Jukendo (ilmu pisau). Unsur-unsur seni beladiri lainnya seperti jujutsu Kito-ryu, Yagyu-ryu, Aikijutsu Daito-ryu dan beberapa aliran lainnya oleh Morihei digabungkan, dan digubah unsur-unsur teknisnya dengan modifikasi dan penyempurnaan sehingga tercipta suatu aliran bela diri yang khas yang diberi nama Aikido. Pada dasarnya Aikido adalah suatu sistem dari teknik melempar, mengunci dan memukul dan juga dikombinasikan dengan latihan penggunaan pedang, tongkat, dan pisau.<br><br></font><div align="center"><font size="2"> </font></div><font size="2"><br>Sebagai suatu bentuk ilmu bela diri (budo), Aikido sebenarnya bukan hanya suatu seni untuk membela diri. Aikido juga adalah suatu cara untuk menemukan diri kita sendiri dan pengembangan karakter. Setiap orang akan mempunyai cara yang berbeda dalam berlatih, tetapi jika anda tetap berlatih dengan rajin maka anda akan menemukan banyak pengembangan di dalam kehidupan anda. Keuntungan-keuntungan yang akan diperoleh misalnya meningkatkan daya tahan tubuh, memperbaiki rasa percaya diri dan mengenal diri sendiri, termasuk keterbatasan kita dan juga orang-orang di sekitar kita.<br><br>Konsep yang paling dasar dari Aikido adalah &ldquo;keharmonisan&rdquo; dengan si penyerang. Dalam praktek, seorang Aikidoka (orang yang berlatih Aikido) akan menggunakan kekuatan si penyerang, untuk melawan penyerang itu sendiri dengan menggunakan gerakan mengunci dan melempar. Ketika di tarik, seorang Aikidoka akan bergerak kearah si penyerang. Ketika di dorong, seorang Aikidoka akan berputar untuk menghindar. Dengan cara ini Aikido membuat seseorang merubah kekuatan penyerang sehingga tidak menjadi ancaman. Dalam posisi yang lemah ini, maka si penyerang akan menjadi sasaran dari berbagai bentuk kontrol (cara-cara yang mengarahkan si penyerang ke kuncian yang mematikan) atau melempar. Yang mendasari teori-teori tersebut adalah sejumlah prinsip dan metode dimana semuanya merupakan bagian untuk menumbuhkan pengertian yang lebih besar mengenai seni dari Aikido itu sendiri.<br><br>Metode-metode yang pertama adalah yang berhubungan dengan &ldquo;Nage&rdquo; (yang melakukan teknik) dan &ldquo;Uke&rdquo; (yang menerima teknik). Di dalam latihan Aikido yang tradisionil nage dan uke adalah pasangan untuk berlatih, bukan lawan. Sebagai pasangan mereka akan bekerja sama, untuk menumbuhkan suatu suasana yang sesuai dengan aplikasi dan penelitian cara mengunci dan melempar yang kadang-kadang berbahaya. Kerja sama yang tinggi dapat membantu anda untuk membuat konsep baru dari sebuah serangan yang berasal dari suatu kekuatan yang menghancurkan dan berbahaya, menjadi fasilitator positif dari teknik Aikido anda.<br><br>Aikido juga menggunakan konsep &ldquo;shochu-ryoku&rdquo; atau tenaga yang difokuskan. Ini adalah suatu kemampuan untuk memfokuskan tenaga anda ke satu titik. Dengan menggunakan kekuatan pinggul, kaki, lutut, perut, dan lain-lain, disatukan untuk memfokuskan tenaga anda ke satu sasaran, tenaga yang dihasilkan akan lebih besar dari pada tenaga dari otot-otot saja. Karena itu kemampuan seorang Aikidoka untuk menghasilkan tenaga seperti itu dapat membuat seorang yang lebih kecil dan lebih lemah untuk melaksanakan teknik-teknik pada lawannya yang lebih besar dan lebih kuat. Kekuatan nafas atau &ldquo;kokyu-ryoku&rdquo; adalah ketika perasaan sensitive kita, nafas kita, dan ritme tubuh disatukan, untuk menjadikan seorang Aikidoka dapat membaca dan mengarahkan gerakan-gerakan si Uke.<br><br>Anda tidak perlu mengambil pelatihan khusus untuk mengembangkan tenaga nafas, karena dengan sendirinya anda akan mengembangkannya melalui pelatihan yang konsisten.<br>Aikido sebagai seni beladiri melatih koordinasi antara jiwa dan badan seorang praktisi sehingga lebih terintregasi dalam menghadapi serangan. Aikido menekankan relaksasi baik secara biologis maupun psikologis dalam pembelaan diri. Dengan begitu, respon pembelaan diri terhadap serangan akan lebih baik dan tenaga tidak banyak terkuras. Aikido dimulai dengan niat yang baik dan berakhir dengan kebaikan.<br><br>Kunci penguasaan aikido adalah berlatih (<i>keiko</i>). Tanpa esensi latihan, aikido hanyalah sebatas teori. Namun begitu latihan fisik semata tanpa berusaha mengerti konsep filosofis aikido bagaikan berusaha mendapatkan cangkang telur tanpa isi. Latihan gerakan yang dilakukan dalam aikido hanyalah cara untuk menangkap makna sebenarnya dan memperoleh manfaat. Secara umum, orang yang berlatih Aikido mencapai pemahaman setelah melalui suatu proses yang panjang. Melalui latihan pikiran dan tubuh yang intensif,akan tercapai harmonisasi dan keselarasan antara spirit, pikiran, gerakan teknik, menjadi kesatuan yang mengalir dengan spontan dan bebas sesuai dengan prinsip ataupun hukum alam.<br><br><br></font><div align="center"><font face="Arial" size="1"><a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Home" target="_top">Home</a> | <a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Filosofi+Aikido" target="_top">Filosofi Aikido</a> | <a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Aiki+Kenkyukai" target="_top">Aiki Kenkyukai</a> | <a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Perkembangan+Aikido+di+Indonesia" target="_top">Perkembangan Aikido di Indonesia</a> | <a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Galeri+Foto" target="_top">Galeri Foto</a></font></div><hr size="1"><br/>]]></description></item><item><title>Home</title><link>http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Home</link><author>ukkianditia</author><guid isPermaLink="false">http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Home</guid><pubDate>Mon, 12 Feb 2007 03:00:26 CST</pubDate><description><![CDATA[ 				<div align="center"><font face="Arial" size="1"><a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Aikido" target="_top">Aikido</a> | <a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Filosofi+Aikido" target="_top">Filosofi Aikido</a> | <a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Aiki+Kenkyukai" target="_top">Aiki Kenkyukai</a> | <a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Perkembangan+Aikido+di+Indonesia" target="_top">Perkembangan Aikido di Indonesia</a> | <a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Galeri+Foto" target="_top">Galeri Foto<br></a></font></div><br><div align="center">   <br><font size="6"><font face="Helvetica"><font size="7"><font face="Arial"><br> <br><br></font></font></font></font><font face="Impact" size="5"><font size="2"><font size="5"><font size="4">Gedung Serbaguna Ksatrian Paskhas TNI-AU/Paspampres, Sukasari </font><font size="4">(seberang Plaza Ekalokasari)</font></font><br><br><font size="3">Setiap hari Minggu, jam 09.00 - 12.00<br></font><br>Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi:<br><font face="Arial">Achmad Moesadad (Usa)<br>di<br></font></font></font>  <div align="center">  <font face="Arial" size="5"><font size="2">usa_punya@yahoo.com</font></font><font face="Arial"><br></font><font face="Arial" size="5"><font size="2">0812 811 0980<br><br><br><br></font></font>  <div align="center">  <br><br><font face="Arial" size="1"><a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Aikido" target="_top">Aikido</a> | <a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Filosofi+Aikido" target="_top">Filosofi Aikido</a> | <a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Aiki+Kenkyukai" target="_top">Aiki Kenkyukai</a> | <a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Perkembangan+Aikido+di+Indonesia" target="_top">Perkembangan Aikido di Indonesia</a> | <a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Galeri+Foto" target="_top">Galeri Foto<br></a></font></div></div></div><hr size="1"><br/>]]></description></item><item><title>Perkembangan Aikido di Indonesia</title><link>http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Perkembangan+Aikido+di+Indonesia</link><author>ukkianditia</author><guid isPermaLink="false">http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Perkembangan+Aikido+di+Indonesia</guid><pubDate>Mon, 12 Feb 2007 02:50:13 CST</pubDate><description><![CDATA[ 				<br>Aikido masuk ke Indonesia pada akhir tahun 1969. Aikido dibawa oleh Bapak Jozef Poetiray yang merupakan Ketua Dewan Guru dari Yayasan Indonesia Aikikai yang didirikan tanggal 28 Oktober 1983. Yayasan Indonesia Aikikai terdaftar sebagai anggota yang mewakili Indonesia di International Aikido Federation (IAF), Asian Aikido Federation (AAF) dan tentunya di Aikido Headquarter di Jepang.<br><br>Bapak Jozef Poetiray merupakan salah satu mahasiswa yang dikirim oleh pemerintah Indonesia ke Jepang dalam rangka beasiswa pampasan perang Jepang bagi Indonesia di tahun 1960-an. Selama di Jepang beliau mencari sesuatu yang berguna yang dapat dibawa ke Indonesia sesuai dengan pesan dari Presiden Soekarno saat itu, agar para mahasiswa mempelajari dan membawa sesuatu yang positif dari Jepang yang bukan hanya ilmu pengetahuan tapi segala sesuatu yang positif yang nantinya dapat diajarkan kepada generasi muda Indonesia mendatang.<br><br>Di sisi lain Bapak Jozef Poetiray ingin belajar seni bela diri yang cocok dengan dirinya dan dapat menyentuh hati, perasaan, jiwanya serta dapat mengoreksi tingkah laku beliau di kehidupan sehari-hari. Sampai pada suatu hari beliau melihat peragaan seni bela diri Aikido di TV lokal. Namun karena pada saat itu di Hiroshima belum ada, maka beliau baru mempelajarinya ketika pindah kuliah ke Tokyo. Beliau juga menjadi salah satu orang yang mendirikan Indonesian Students Aikido Club di Wisma Indonesia di Jepang. Banyak hal yang beliau dapat dari Aikido. Dalam latihan yang kontinu, ternyata membawa perubahan yang baik kepada tingkah laku beliau yang sebelumnya seorang yang bertemperamen tinggi dan gampang meledak. Perubahan tersebut didapat tidak hanya melalui latihan fisik namun filosofi yang dipelajari beliau juga bermanfaat di kehidupan sehari-hari seperti di rumah, kantor dan lain-lain. Maka beliau bertekad mengembangkan Aikido di Indonesia sebagai misinya, khususnya untuk para generasi penerus bangsa Indonesia.<br><br>Seiring berjalannya waktu, Aikido di bawah Yayasan Indonesia Aikikai berkembang di Indonesia secara perlahan tapi pasti. Sampai saat ini sudah sekitar lebih dari 1000 praktisi Aikido yang berlatih tersebar di beberapa tempat di Indonesia, khususnya Jakarta. Dojo yang berada di bawah naungan Yayasan Indonesia Aikikai ada sekitar 30 buah dojo yang tersebar di Indonesia dengan 20 diantaranya berlokasi di Jakarta. <br><br>Sampai saat ini, Yayasan Indonesia Aikikai sudah menyelenggarakan berbagai kegiatan baik bersifat nasional maupun internasional dengan mengundang negara lain. Seperti ujian kenaikan sabuk hitam tahunan, dimana pengujinya masih dikirim dari Aikido Headquarter Jepang, mengundang beberapa Sensei dari Jepang untuk mengadakan seminar Aikido di Indonesia dan turut serta pada berbagai eksibisi dan seminar bela diri baik di dalam maupun luar negeri. Kegiatan terakhir Yayasan Indonesia Aikikai adalah mengikuti seminar internasional IAF di Jepang dan Bapak Jozef Poetiray menjadi pengajar Aikido untuk latihan mental di program ASEAN yang diadakan Yayasan Bina Pembangunan di Padepokan Bumi Mandiri, Cisaat. Yayasan Indonesia Aikikai juga mendapat dukungan kedutaan besar Jepang di Jakarta. Diharapkan nantinya Aikido dapat lebih berkembang lagi dan ikut membangun akhlak dan moral bangsa Indonesia melalui filosofinya.<br><br><br><div align="center"><font size="1"><a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Home" target="_top">Home</a> | <a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Aikido" target="_top">Aikido</a> | <a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Filosofi+Aikido" target="_top">Filosofi Aikido</a> | <a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Aiki+Kenkyukai" target="_top">Aiki Kenkyukai</a> | <a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Galeri+Foto" target="_top">Galeri Foto<br></a></font></div><hr size="1"><br/>]]></description></item><item><title>Aiki Kenkyukai</title><link>http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Aiki+Kenkyukai</link><author>ukkianditia</author><guid isPermaLink="false">http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Aiki+Kenkyukai</guid><pubDate>Mon, 12 Feb 2007 02:17:01 CST</pubDate><description><![CDATA[ 				<br><font size="3">Aiki Kenkyukai adalah sebuah komunitas para praktisi dan dojo-dojo Aikido yang bernaung di bawah bendera Yayasan Aikikai Indonesia (YAI) sebagai induk organisasi utama Aikido di Indonesia yang telah diakui oleh IAF (International Aikido Federation) dan AIKIKAI Hombu Dojo (Aikikai Headquarter) di Tokyo, Jepang.  Aiki Kenkyukai didirikan atas dasar pemikiran dan keprihatinan terhadap hilangnya nilai-nilai filosofis dan intisari ajaran Aikido yang benar dalam latihan dewasa ini. Aiki Kenkyukai menekankan latihan pada penggalian prinsip, konsep, dan falsafah Aiki dalam setiap teknik yang dipelajari serta memelihara dan menghidupkan falsafah dan ajaran O&#39; Sensei Morihei Ueshiba, pengembang Aikido, dalam latihan dan hidup sehari-hari.  Di Aiki Kenkyukai, para pemula bahkan yang baru pertama kali mengikuti kelas, sudah diajarkan tentang KI dan AIKI, sehingga mereka dapat langsung merasakan perbedaan antara tenaga fisik dengan KI atau AIKI.  Pelatihan di Aiki Kenkyukai ditekankan kepada filosofi Aikido itu sendiri dan mengajarkan keseimbangan antara hati, jiwa, pikiran dan tubuh sebagai satu kesatuan yang harmonis, sehingga pada akhirnya dapat mencapai ketenangan yang hakiki di dalam kehidupan.<br><br></font>Aiki Kenkyukai di bawah Yayasan Aikikai Indonesia melalui Aikido ingin turut menyumbangkan sumbangsihnya dengan mengajarkan filosofi yang ada dalam Aikido guna membangun hati, akhlak, moral dan mental masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda. Selama berkembangnya Aikido di Indonesia banyak hal yang dapat dijadikan acuan keberhasilan dalam mendidik hati, akhlak, moral dan mental praktisinya. Aikido mengajarkan untuk menjadi lebih peka akan lingkungan sekitar. Sehingga tujuan utama Aiki Kenkyukai adalah mengembangkan Aikido di Indonesia dan ikut mendukung serta mengajarkan ajaran-ajaran akhlak, moral dan mental kepada masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda bangsa ini. Melalui Aikido, diharapkan masyarakat khususnya generasi muda dapat menjadi pembangun bangsa yang memiliki hati yang bersih, akhlak yang baik serta budi pekerti yang luhur.  <br><br><br><div align="center"><font face="Arial" size="1"><a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Home" target="_top">Home</a> | <a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Aikido" target="_top">Aikido</a> | <a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Filosofi+Aikido" target="_top">Filosofi Aikido</a> | <a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Perkembangan+Aikido+di+Indonesia" target="_top">Perkembangan Aikido di Indonesia</a> | <a href="http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/Galeri+Foto" target="_top">Galeri Foto<br></a></font></div><hr size="1"><br/>]]></description></item><item><title>dot</title><link>http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/dot</link><author>ukkianditia</author><guid isPermaLink="false">http://aikikenkyukaibogor.wetpaint.com/page/dot</guid><pubDate>Mon, 29 Jan 2007 20:39:24 CST</pubDate><description><![CDATA[There is no abstract available for this page revision.<hr size="1"><br/>]]></description></item></channel></rss>